apraksia
apraxia
Ringkasan Singkat
Gangguan neurologis yang menyebabkan ketidakmampuan melakukan gerakan terampil yang bertujuan meskipun fungsi motorik dan pemahaman tetap normal.
Apraksia merupakan kehilangan atau gangguan kemampuan untuk melakukan gerakan yang bertujuan dan terampil, meskipun fungsi motorik fisik (kekuatan otot) dan pemahaman instruksi masih tetap utuh. Kondisi ini dapat bersifat perkembangan sejak lahir atau dipicu oleh disfungsi neurologis seperti stroke atau cedera otak, dan diyakini mewakili gangguan pada kemampuan otak untuk merencanakan, memilih, dan mengurutkan eksekusi motorik gerakan. Terdapat beberapa jenis utama apraksia, antara lain:
- Apraksia bukkofasial (orofasial): kesulitan melakukan gerakan wajah yang terampil.
- Apraksia ideasional: kesulitan melakukan serangkaian tindakan dalam urutan yang benar untuk tugas kompleks.
- Apraksia ideomotor: kesulitan meniru tindakan atau melakukan gerakan berdasarkan perintah.
- Apraksia kinetik anggota gerak (melokinetik): kesulitan melakukan gerakan jari yang presisi dan terkoordinasi.
- Apraksia wicara (verbal): kesulitan mengoordinasikan gerakan yang diperlukan untuk berbicara.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- Roth, H. I. (2011). Apraxia. In Encyclopedia of Child Behavior and Development. Springer.
- APA Dictionary of Psychology.
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.